Dari Gubuk ke Gudang Produksi

Awal mula usaha ini tak semegah sekarang. Dulu, Imanuel hanya memproduksi tahu tempe dari sebuah dapur sempit di rumahnya. Ia bahkan harus berjualan sendiri dari pintu ke pintu. Kini, usahanya telah tumbuh menjadi sentra produksi rumahan yang mampu memutar roda ekonomi keluarga lain.

Namun bagi Imanuel, keberhasilan usaha tak semata dilihat dari laba. Ia menaruh perhatian besar pada kesejahteraan karyawan. Di sinilah peran pemerintah daerah ikut masuk.

Melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan, seluruh karyawan Tahu Tempe Beldang kini mendapat pemeriksaan kesehatan rutin setiap tiga bulan—mulai dari tes darah, kolesterol, hingga tekanan darah.

“Kalau karyawan sehat, produksi juga lancar. Kita kerja bukan hanya kejar untung, tapi juga jaga orang-orang yang bantu kita,” katanya.

Kolaborasi yang Menguatkan

Sinergi antara UMKM, perbankan, dan pemerintah daerah menjadi fondasi kuat dalam perjalanan usaha Imanuel. Ia menyebut kolaborasi ini sebagai “tali tiga rangkap” yang membuat usahanya tetap berdiri kokoh, meski dihadapkan pada tantangan ekonomi dan pasar yang tak menentu.