Sementara itu, di NTB, juga telah digencarkan sejumlah pembangkit berbasis energi terbarukan, seperti PLTA dan PLTS. Di samping itu, GM Yasir juga menegaskan secara jaringan, listrik di NTB sudah menjadi satu kesatuan atau dengan kata lain saling terhubung.
Energi yang saling menopang itu, salah satunya hadir melalui proyek yang tengah berjalan, seperti SUTT 150 kV Jeranjang-Sekotong sepanjang 29,5 kilometer-route (kmr) yang menghubungkan gardu induk (GI) Jeranjang dengan GI Sekotong.
“Koneksi ini meningkatkan keandalan listrik, meningkatkan rasio elektrifikasi di Sistem Lombok, serta menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi di Lombok. Apalagi pariwisata Pulau Lombok semakin hari semakin bertumbuh dan diminati,” katanya. (Humas PLN)



Tinggalkan Balasan