“Pesan saya, jaga marwah dan nama baik UPG. Jadilah pribadi yang mawas diri karena dunia sekolah berbeda dengan suasana di kampus. Interaksi dan dinamika di lapangan jauh lebih kompleks, apalagi dalam menghadapi peserta didik,” tambahnya.
Tahun ini, 262 mahasiswa yang mengikuti PPL berasal dari lima program studi, yakni Pendidikan Sejarah 77 mahasiswa, Pendidikan Bahasa Inggris 51 mahasiswa, Pendidikan Bahasa Indonesia 37 mahasiswa, Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi 58 mahasiswa, serta Bimbingan Konseling 39 mahasiswa.
Rektor Uly juga mengungkapkan bahwa pada tahun depan, program PPL akan diperluas ke luar wilayah Kota Kupang, termasuk ke daerah-daerah di Kabupaten Kupang seperti Kupang Timur dan Kupang Barat, guna memperluas jangkauan pengalaman mahasiswa dan kontribusi nyata terhadap pendidikan di wilayah perbatasan.
Sementara itu, Kepala UPT PPL UPG 1945 NTT, Dr. Charles Nyoman Wali, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa penempatan mahasiswa dilakukan secara merata di 17 sekolah mitra, termasuk SMA Negeri 1 Kupang, SMA Negeri 2 Kupang, SMK Negeri 2, SMK Negeri 3, SMA Negeri 9, SMA Negeri 10, serta beberapa SMP seperti SMP Negeri 1 hingga SMP Negeri 5, SMP Negeri 9, SMP Sudirman, dan SMP Angkasa.



Tinggalkan Balasan