Kupang, KNGubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, mengungkapkan rencana strategis pemerintah provinsi dalam memperkuat sektor ekonomi lokal, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam keterangannya kepada media, Gubernur Melki menyatakan bahwa pihaknya akan mendorong PT. Jamkrida NTT memiliki peran penting, dalam memberikan penjaminan terhadap berbagai kegiatan ekonomi masyarakat di NTT, termasuk UMKM dan proyek-proyek pengembangan daerah.

“Ke depan, kita akan dorong Jamkrida untuk menjadi lembaga keuangan yang membantu penjaminan untuk berbagai urusan ekonomi di NTT, tidak saja menjamin proyek-proyek pemerintah, tapi juga fokus ke UMKM,” ujar Melki usai RUPS LB PT. Jamkrida NTT, Selasa (22/7/2025) malam.

Ia menambahkan bahwa, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian lokal, namun sering kali kesulitan dalam mengakses pembiayaan formal. Karena itu, Jamkrida didorong untuk hadir memberikan penjaminan kredit untuk UMKM.

“Kita fokuskan lebih kuat lagi di UMKM. Selain penjaminan proyek pemerintah, kehadiran lembaga ini akan menjadi pendamping penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat,” jelasnya.

Melki juga menyinggung pentingnya mencontoh dan mengadopsi sistem penjaminan kredit UMKM dari daerah lain yang sudah terbukti berhasil, seperti yang dilakukan di Bali.

“Informasinya di Bali sudah menyentuh 200.000 UMKM dengan nilai penjaminan mencapai Rp27 triliun. Kita sedang mempersiapkan jajaran direksi yang baru untuk mengarah ke sana,” pungkasnya.

Langkah ini diyakini akan mendorong transformasi ekonomi NTT menuju daerah yang mandiri secara finansial, dan lebih siap menghadapi tantangan pembangunan ke depan. (*)