Dalam sesi pemaparan, Pimpinan Cabang Bank NTT Waitabula, Yusthinus M.N. Dunga, menyoroti pentingnya membangun ekosistem Kredit Mikro Merdeka, dengan mendorong hasil pertanian, peternakan, dan perikanan lokal untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis di Sumba.

Pemimpin Cabang Waibakul, Gilbert Daud, menekankan pentingnya sinergi antara gereja dan bank dalam mendukung program One Village One Product (OVOP). Ia juga mengusulkan pembentukan pusat oleh-oleh milik GKS yang dapat bekerja sama dengan Dekranasda untuk mendukung keberlanjutan ekonomi lokal.

Sementara itu, Marthin Sooai sebagai pemateri utama, memberikan penjelasan teknis terkait perhitungan angsuran kredit, implementasi CMS, hingga pengelolaan aset GKS yang berpotensi dibiayai sebagai kredit investasi ruko.

Ia juga memperkenalkan ide pembukaan Tabungan SIDI untuk kaum muda yang akan menjalani peneguhan sidi sebagai bagian dari literasi keuangan sejak dini.

“Bank NTT adalah milik daerah dan kini menjadi bagian dari GKS. Kami berkomitmen mendukung literasi keuangan dan pembangunan ekonomi jemaat secara adil dan merata,” ujar Marthin dalam presentasinya.