Kupang, KN – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) NTT di tahun 2026, Kamis, 26/06/2025.

Target PAD Pemerintah Provinsi NTT Tahun 2026 sebesar Rp.2,8 Triliun atau meningkat 2 kali lipat dari Tahun 2024 (Rp1,4 T), sehingga diharapkan semua pihak harus bekerja extraordinary agar target PAD di tahun 2026 dapat tercapai.

Terkait dengan itu Plt. Dirut Bank NTT, Yohanis Landu Praing, mengatakan, Bank NTT mendukung penuh rencana pemerintah mengoptimalisasi PAD NTT di tahun 2026.

Ia mengatakan, untuk meningkatkan PAD maka salah satu sektor penting yang harus dibenahi adalah sektor pajak dan retribusi, sehingga untuk saat ini Bank NTT sedang melakukan sinergitas dan integrasi terkait dengan pembayaran pajak daerah dan pembayaran retribusi demi meningkatkan PAD.

“Nah, dukungan yang kami berikan adalah bagaimana kami bisa memfasilitasi penerimaan digital atau elektronifikasi, dalam rangka Pendapatan Asli Daerah,” ungkap Yohanis Landu Praing.