Selain UMKM, Bank NTT juga melakukan pembiayaan terhadap pembangunann infrastruktur di NTT.

“Kontribusi Bank NTT terhadap peningkatan infrastruktur, kami juga melakukan pembiayaan terhadap pinjaman daerah, dan ini sudah dilakukan di beberapa kabupaten, termasuk di pemerintah provinsi,” ungkapnya.

Ke depan, Bank NTT terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan OPD, dalam rangka digitalisasi sistem keuangan daerah dengan menggunakan CMS yang terintegrasi langsung, sehingga bisa berdampak terhadap penerimaan daerah.

Sebelumnya, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena memastikan bahwa Bank NTT akan mendapatkan kucuran dana KUR (Kredit Usaha Rakyat) senilai Rp1 Triliun.

Dana KUR ini akan digunakan untuk menggerakan ekonomi masyarakat lewat UMKM dan juga untuk menyukseskan program One Village One Product (OVOP). 

Kepada wartawan, Gubernur NTT Melki Laka Lena mengatakan, sejak lama ia sudah meminta kepada Kementerian UMKM lewat Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurahman, agar Bank NTT bisa mengajukan permohonan menjadi bank penyalur KUR untuk provinsi NTT.