“Kehadiran Menteri hari ini diharapkan dapat memperkuat upaya kita dalam menurunkan angka stunting di NTT,” tambahnya.

Usai kunjungan di rumah keluarga Kalep Tefa, Mendukbangga Wihaji didampingi Wagub Johni Asadoma, Bupati Paulus Henuk dan rombongan melanjutkan agenda dengan meninjau Puskesmas Ba’a. Di sana, Mendukbangga Wahiji dan Wagub Johni berdialog dengan para Ibu calon akseptor KB, dilanjutkan meninjau ruang bersalin dan menyerahkan paket bantuan kepada perwakilan KRS.

Kepala Puskesmas Ba’a, drg. Gevilawati Pandie, yang ditemui secara terpisah menyampaikan bahwa hingga Senin (23/6/2025), jumlah penerima layanan kontrasepsi di Puskesmas tersebut telah mencapai 40 orang.

“26 orang menggunakan kontrasepsi implan (susuk KB), 7 orang menggunakan IUD/KB spiral, dan 7 orang menggunakan KB suntik. Sementara program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tetap berlangsung setiap hari di Puskesmas Ba’a,” jelasnya. (Fara/Biro Adpim)