Namun, masyarakat yang berminat belajar dan mengembangkan teknologi ini dipersilakan untuk mengikuti pelatihan dan pendampingan yang akan diberikan oleh pihak Undana, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil.
“Sampah adalah masalah kita bersama, sehingga solusinya juga harus kita tangani bersama,” pungkasnya.
Dengan inovasi ini, Undana Kupang terus menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang berdampak langsung bagi masyarakat melalui solusi nyata berbasis kebutuhan lokal dan keberlanjutan lingkungan. (*)
Halaman







Tinggalkan Balasan