“Warga yang terdampak telah dievakuasi ke lokasi pengungsian yang aman dengan pemenuhan kebutuhan dasar yang terpenuhi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi NTT melalui Asisten III sekaligus Pelaksana Tugas Kepala BPBD NTT memimpin tim penanganan erupsi dan melakukan koordinasi intensif dengan kementerian/lembaga pusat, pemerintah daerah Flores Timur dan Sikka, serta pihak-pihak terkait lainnya.
Pemerintah pusat, khususnya Kementerian Sosial, segera mengirimkan dan mendistribusikan bantuan seperti masker, makanan, dan kebutuhan pokok lainnya, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait.
Dalam rapat juga disepakati bahwa instansi vertikal pemerintah pusat bersama dinas terkait memastikan layanan publik seperti kesehatan, jalan, air bersih, dan listrik tetap berjalan dengan baik di wilayah terdampak.
Petugas kesehatan secara rutin melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan warga, terutama para pengungsi yang terpapar debu vulkanik.
Gubernur menegaskan, masyarakat terus mendapatkan informasi terkini mengenai perkembangan penanganan bencana serta edukasi untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan.



Tinggalkan Balasan