Raja Ampat adalah panggungnya. Tapi suara yang menggema sampai Senayan datang dari Timur—dari seorang legislator yang membawa semangat adat dan ekologi dalam satu tarikan nafas politik.

“Kalau kita mau membangun Indonesia dari pinggiran,” ujar Umbu, “maka dengarkan suara mereka yang menjaga batas-batas terakhir alam kita.”**