Kupang, KN – Badan Penyelenggara Harian (BPH) Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 Nusa Tenggara Timur (NTT) memastikan bahwa pemilihan rektor bebas intervensi.

Ketua BPH PB PGRI Dr. Semuel Haning mengatakan, tidak akan mengintervensi pemilihan Rektor UPG 1945 NTT periode 2025-2029, karena menurutnya, calon rektor yang mendaftarkan diri merupakan orang-orang terbaik milik UPG 1945 NTT.

“Itu ada tiga. Tiga orang ini kan orang terbaik saya juga, yang saya besarkan tiga-tiga gitu. Seperti anak kandung saya sendiri. Saya menarik mereka di dalam untuk sama-sama membesarkan UPG 1945,” tegas Sam Haning didampingi Bendahara BPH PB PGRI Inggrid Pasumain dan Sekretaris BPH PB PGRI Dr. Zumi A. Dami, Senin (9/6/2025)

Haning menjelaskan, dalam Apel pagi tadi ia juga telah menegaskan bahwa tidak ada intervensi dari siapa-siapa. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada Senat yang memiliki hak untuk menentukan mana yang terbaik yang akan menjadi Rektor selanjutnya.

Ia menilai ketiga calon Rektor yang mendaftarkan diri sama-sama memiliki perjuangan, motivasi, dedikasi, dan integritas untuk membangun UPG 1945 NTT, sehingga siapapun yang terpilih, nantinya akan tetap berjalan bersama-sama dan mereka menyepakatinya.