“Dia itu harapan baru, bahwa mimpi kami juga bisa punya lintasan,” kata Umbu Aryad, pegiat komunitas mobil di Sumba.
Pemerintah Provinsi NTT pun mulai melirik potensi olahraga otomotif sebagai wadah baru bagi generasi muda. Umbu bahkan bakal menjadi duta sport achievement NTT.
Meski begitu, Umbu Gillberth tetap merendah. Ia mengaku belum merasa layak disebut legenda atau ikon. Baginya, jalan masih panjang. Target berikutnya adalah menembus seri Asia dan membawa nama Indonesia dan Sumba ke level internasional.
“Ada banyak tikungan lagi di depan. Saya hanya mau menari sebaik mungkin di setiap tikungan itu,” katanya.
Dan seperti semua penari, ia tahu bahwa keindahan sesungguhnya bukan di garis akhir, tapi di setiap gerak yang jujur dari hati.
Umbu Gillberth Kabunang membuktikan bahwa dari Timur yang sunyi, bisa lahir suara nyaring yang didengar dunia. Dalam setiap decit ban dan asap putih yang ia ciptakan, ada pesan bahwa anak-anak Sumba pun bisa menari di panggung mana pun, asal punya kendali, keyakinan, dan arah. (*/laurens leba tukan)







Tinggalkan Balasan