“Salah satu program utama adalah ‘Dari Ladang dan Laut ke Pasar’ yang mengajak seluruh masyarakat untuk memaksimalkan potensi alam NTT secara efisien, modern, dan berkelanjutan. Program ini menghubungkan potensi pertanian dan perikanan di desa ke pasar yang lebih luas,” jelas Gubernur Melki.
Program OVOP menjadi pilar utama yang bertujuan mengoptimalkan potensi lokal di setiap desa. Gubernur menjelaskan bahwa OVOP bukan sekadar satu desa satu produk, melainkan gerakan transformasi sosial, ekonomi, dan budaya. Setiap desa didorong untuk mengenali dan mengembangkan produk unggulan mereka dengan inovasi dan kearifan budaya lokal.
“NTT adalah tanah kaya dengan sumber daya alam melimpah dari sabana hingga lautan, serta memiliki potensi pariwisata dan energi baru terbarukan yang luar biasa. Laut Sawu, sebagai ekosistem laut yang kaya, mendukung keanekaragaman hayati yang unik di dunia,” paparnya.
Gubernur juga menegaskan pentingnya membangun semangat kebanggaan, identitas, dan kemandirian masyarakat desa melalui OVOP. Produk lokal akan dikembangkan sesuai standar pasar, diberi nilai tambah melalui inovasi, dan didorong untuk masuk ke pasar nasional dan internasional.



Tinggalkan Balasan