Divisi Mikro Konsumer Bank NTT, Endri Wardono, dalam kesempatannya, mengucapkan terima kasih BPD DIY yang telah menjadikan Bank NTT sebagai tempat untuk belajar dan menjadi rujukan terkait pinjaman online.
Dirinya mengaku, Bank NTT terus melakukan pengembangan untuk bisa maju dengan menyesuaikan diri dengan kebutuhan konsumen dan kemajuan teknologi.
Endri mengatakan, kedepannya Bank NTT berharap bisa terus mengembangkan kredit melalui digital juga. “Kalau sekarang kredit dianalisa di kantor, namun ke depan kami ingin semua analisis hingga akad bisa dilakukan secara digital. Jadi kedepan kami ingin semua bisa dilakukan dari handphone. itu mimpi kita di Bank NTT,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Supporting Kredit Bank NTT, Charles Corputy, menjelaskan, sejak Agustus 2023 diluncurkan Digital Loan Bank NTT yang merupakan program bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) telah berkontribusi bagi pertumbuhan kredit di Bank NTT.
“Pertumbuhannya lumayan bagus, per 8 Mei 2025 pertumbuhan Digital Loan Bank NTT ada diangka Rp. 109 miliar,” jelasnya.



Tinggalkan Balasan