“Di Poco Leok, pengadaan lahan terus berjalan untuk pembangunan akses jalan serta dua titik wellpad tambahan, H dan I. Seluruh tahapan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 19 Tahun 2021, dan didampingi oleh Kantor Pertanahan ATR/BPN Manggarai,” jelas Osta Melanno, Manager UPP Nusra 2.

Osta menambahkan, berdasarkan hasil inventarisasi dan identifikasi oleh Kantor Pertanahan Manggarai, sebagian besar area pembangunan berada di atas lahan yang tidak digunakan secara produktif oleh masyarakat.

“Hasil inventarisasi BPN menunjukkan bahwa area pembangunan memanfaatkan lahan yang tidak digunakan secara produktif, bukan lahan pertanian aktif seperti sawah, kebun, atau ladang yang menjadi sumber utama mata pencaharian warga,” ungkap Osta.

Tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur pembangkit, PLN juga aktif menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar. Selain Program Desa Berdaya Hortikultura, PLN juga membangun sarana MCK, menyediakan jaringan pipa air bersih, membangun tandon, serta memperbaiki fasilitas sanitasi di beberapa titik desa sekitar proyek. Langkah ini diambil mengingat wilayah pembangunan PLTP Ulumbu memiliki tantangan akses air bersih dan sanitasi yang memadai.