Selama menginap, Gubernur Melki juga mencatat berbagai hal terkait kebersihan, pelayanan, dan kualitas makanan di restoran hotel. Keputusan ini bertujuan agar hotel ini bisa kembali menjadi sumber PAD yang potensial. “Ini punya kita. Punya masyarakat NTT. Harus jadi sumber PAD,” tegas Gubernur.
Sejak kehadiran Gubernur Melki, suasana hotel mulai berubah. Para staf bekerja lebih rapi, makanan tersaji lebih cepat, dan kebersihan menjadi prioritas. Meski perubahan tersebut tidak langsung mengubah keadaan keuangan daerah, Gubernur Melki sudah memulai dari langkah sederhana dengan menunjukkan perhatian pada tempat yang hampir terlupakan.
Dari kamar 505, Gubernur Melki tidak hanya menginap, tetapi juga menilai nadi pembangunan dan kondisi birokrasi NTT saat ini. Dalam setiap langkahnya, ia memberi contoh bagi pemimpin lainnya, untuk hadir bukan hanya di podium, tetapi juga di lapangan, di tempat yang langsung berdampak pada masyarakat. (*/ab)







Tinggalkan Balasan