Gubernur Melki menyatakan, NTT sangat kehilangan salah satu putra terbaik. Selama menjadi Bupati, Ray telah mengajarkan bahwa politik adalah medan pengabdian yang harus diberikan dengan pelayanan tertinggi.
“Selamat jalan kaka Ray, tentu Tuhan punya cara untuk membuat kita semua akan memahami apa yang menjadi kehendak Tuhan tapi saya percaya bahwa kepergian Kaka Ray sudah merupakan kehendak Tuhan. Untuk Istri anak yang ditinggalkan agar selalu kuat, tegar dan tetap melanjutkan perjuangan Kaka Ray dalam memberikan pelayanan yang total dan membantu masyarakat yang susah,” ucap Gubernur Melki.
Sebelumnya diberitakan, sebuah perahu Lampara yang memuat delapan orang termasuk almarhum Raymundus Fernandes tenggelam di Perairan Oebubun, Desa Oepuah, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten TTU, pada Kamis (27/3/2025) dini hari.
Dari delapan penumpang, dua orang masih dinyatakan hilang, sementara tiga orang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang hingga pesisir pantai. Mantan Bupati TTU Ray Fernandez termasuk salah satu korban yang ditemukan meninggal dunia dalam kejadian tragis tersebut. (rdt/hms/ab)



Tinggalkan Balasan