Dr. Rudi juga mendorong agar lapas yang over capacity di Jawa dan Sumatera bisa dipindahkan ke NTT. “Supaya permasalahan itu jangan berulang di daerah,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Lapas Kelas IIA Kupang Antonius H. Jawa Gili menyampaikan sejumlah kebutuhan pada Kantor Lapas Kelas IIA Kupang.
Ia menyebut pihaknya masih mengalami kekurangan sarana dan prasarana serta peralatan dan tenaga medis yang menangani pasien warga binaan. Antonius berharap aspirasi ini bisa didengar dan bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat. (*)
Halaman



Tinggalkan Balasan