Ia menjelaskam, masalah Papua cukup multidimensi, baik dari aspek keamanan, aspek kemanusiaannya, juga aspek diplomasinya.

“Ini harus menjadi satu paket di dalam penanganan khusus yang menangani masalah Papua. Otonomi kita sudah berikan, tetapi sampai sekarang tidak selesai,” tegasnya.

Ia berharap dengan pembentukan Desk Khusus penanganan konflik Papua, maka persoalan di Papua bisa berakhir. (*)