Dikatakan Ahmad Atang, dengan cara tersebut, Gubernur NTT Melki Laka Lena ingin menepati janjinya saat kampanye, yakni membangun jaringan dengan pusat dalam pembangunan NTT.

“Sebagai mantan anggota DPR RI, Gubernur Melki tahu dan paham betul kementerian di bawah KIM akan membantu NTT dengan berbagai program,” terangnya.

Ahmad Atang juga menilai, kolaborasi bersama para bupati dan Wali Kota ini penting, agar pembangunan NTT harus satu frekuensi antara pusat, provinsi dan kabupaten maupun kota.

“Para bupati dan Walikota akan tentu akan menyampaikan permasalahan masing-masing daerah untuk mendapat respon dan atensi pemerintah pusat. Gubernur telah membuka akses sebagai langkah bagus, tinggal kepala daerah lainnya menyesuaikan,” tandas Ahmad Atang. (*)