Ia menjelaskan, kehadiran UMKM setidaknya menyiratkan tiga makna. Pertama, Melki-Johni ingin berbagi kebahagiaan setelah memenangkan Pilkada 2024 kemarin.
Kedua, ini adalah wujud kedalaman empati Melki-Johni atas keprihatinan atau kesulitan hidup yang sedang mendera sekelompok sesama di NTT, termasuk mereka yang mungkin terdampak efisiensi anggaran seturut Inpres No 1/2025.
“Ketiga, ini wujud komitmen Melki – Johni perkuat ekonomi rakyat melalui UMKM. Alasannya jelas, karena UMKM telah terbukti tetap kokoh sebagai pondasi ekomi rakyat terutama saat krisis,” tandas Frans Sarong. (*)
Halaman



Tinggalkan Balasan