Ia juga menekankan pentingnya manajemen keuangan yang baik bagi para penerima KUR agar dana yang diperoleh benar-benar dimanfaatkan untuk pengembangan usaha dan tidak berujung pada kredit macet.
Saat ini Bank NTT memiliki program Kredit Merdeka yang menyasar UMKM, namun plafon kreditnya masih terbatas Rp10 juta. Dengan adanya KUR, diharapkan pembiayaan bagi UMKM dapat lebih besar dan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di NTT.
“KUR ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pengembangan usaha kecil yang selama ini terbatas akses pendanaannya. Kami berharap ke depan, dengan KUR, sektor UMKM bisa semakin berkembang dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambah Frans. (*/ab)
Halaman





Tinggalkan Balasan