Fahrensy mengapresiasi langkah Bank NTT yang telah merespons dengan baik kebutuhan pemerintah daerah melalui penyediaan produk KKPD sebagai solusi pengelolaan uang persediaan berbasis teknologi.

“Fitur ini tidak hanya mendukung implementasi regulasi, tetapi juga mempercepat pembangunan di Kota Kupang melalui tata kelola keuangan yang modern dan transparan,” ujar Fahrensy.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penggunaan KKPD memiliki berbagai manfaat, seperti mengurangi idle cash (dana menganggur), meningkatkan keamanan pengelolaan keuangan, meminimalkan potensi kecurangan, dan mengurangi penggunaan uang tunai.

“KKI bisa mengurangi kerja-kerja yang tidak sesuai aturan. Kita kembali ke regulasi, bekerja dengan cara baru yang aman,” tutupnya.

Dengan pelaksanaan sosialisasi ini, diharapkan perangkat daerah di Kota Kupang dapat segera mengadopsi KKPD, sehingga tata kelola keuangan pemerintah daerah menjadi lebih efektif dan efisien. (*/ab)