Hagai Buru khawatir, jika terjadi penyebaran DBD lebih masif, fasilitas dan tenaga kesehatan yang ada kewalahan. Apalagi, Sabu Raijua sudah menetapkan status KLB terhadap DBD.
Disamping itu kabupaten ini adalah daerah kepulauan yang membutuhkan waktu kalau membutuhkan rujukan ke luar daerah. Artinya, langkah meminimalisir masalah lain harus diurai sejak saat ini.
“Harus kita pikirkan sampai ini. Kita harapkan Pemerintah segera bangun komunikasi ke tingkat lebih atas. Kejadian ini tidak boleh ada lagi di waktu selanjutnya,” tegas Hagai Hili Buru. (*/ab)
Halaman







Tinggalkan Balasan