Jhoni Mesak ketua kelompok Dalek Esa bergerak dalam konvervasi mangrove di Taman Wisata Alam Laut Teluk Kupang mengatakan, “Kami bergantung pada mangrove ini untuk mencari ikan, udang, kepiting dan kerang. Selain itu kami juga berusaha dalam pembuatan abon ikan, gula lontar jahe. Kami berkomitmen untuk menjaga TWAL Teluk Kupang serta kami melakukan konservasi mangrove karena mangrove merupakan rumah kita. Terimakasih kepada PLN yang telah membantu kami berupa mesin ketinting dan sarana umum yang mendukung kami dalam beraktivitas mencari nafkah,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Lazarus Dillak Kepala Desa Tanah Merah berupa apresiasi dan terimakasih kepada PLN yang telah memilih desa Tanah Merah sebagai lokasi pemberian bantuan, “Kami atas nama masyarakat Desa Tanah Merah menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada PLN dan semua pihak yang telah memilih dan membantu desa kami lewat penanaman mangrove dan sarana lainnya yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di desa kami, kami percaya bahwa bantuan ini akan sangat bermanfaat untuk kami. Penanaman mangrove ini sangat membantu kami dalam peningkatan ekonomi dimana dulu biasanya kami panen udang di bulan Juni saja, tetapi sekarang kami sudah bisa memanen udang, kepiting setiap bulannya kami berdoa agar mangrove yang yg ditanam hari ini, tumbuh dan dapat kami nikmati hingga generasi berikutnya,” ujarnya.



Tinggalkan Balasan