Setelah dari Hendrik Fernandez, Melki Laka Lena melanjutkan siarahnya ke makam Piet A. Tallo, politikus Indonesia lulusan sarjana hukum Universitas Gadjah Mada pada 1970. Piet A. Tallo menjadi gubernur NTT pada periode 1998 hingga 2008. “Kami menimbah spirit Pak Piet Tallo yang pada masa jabatannya, ia mengeluarkan program besarnya, yaitu Tiga Batu Tungku yang terdiri dari Ekonomi Rakyat, Pendidikan Rakyat, dan Kesehatan Rakyat,” ujar Melki Laka Lena.

Di kompleks Taman Makam Pahlawan Dharma Loka, Melki Laka Lena juga mengunjungi makam Jose Abilio Osorio Soares, Gubernur Timor Timur sebelum wilayah tersebut menjadi negara sendiri yaitu Republik Demokratic Timor Leste (RDTL).

Melki Laka Lena menyelami spirit cinta tanah air dalam diri Jose Abilio Osorio Soares. “Kita harus meneladani semangat cinta Merah-Putih yang ada pada diri Alm. Jose Abilio Osorio Soares yang tetap setia dengan Merah-Putih hingga meninggal dunia. Spirit para pendahulu kita ini menjadi bekal kita Melki-Johni dalam membangun NTT kedepan,” ujar Melki Laka Lena.*/(llt/tim