“Tentunya Umbu Melki Laka Lena tidak serta merta atau tiba-tiba berada pada posisi calon Gubernur NTT. Sepak terjang dan rekam jejak beliau boleh diadu untuk dapat kita percayai sebagai nahkoda NTT 5 tahun kedepan,” katanya.
Melki Laka Lena menyebut, momentum pertemuan itu dipastikan ada pro dan kontra serta beragam tanggapan di publik.
“Maksud kita memang baik, tetapi tidak semua orang akan menangkap dengan baik. Semoga kita semua yang hadir ini, sama-sama tahu tentang niat tulus keluarag Payeti dan kami bahwa benar-benar silahturahmi antar kita bersaudara ini betul tersambung dengan kokoh,” katanya.
Melki Laka Lena bangga dan tersanjung karena keluarga Payeti sudah menerimanya dengan sangat baik, sebagai bagian dari keluarga Payeti yang ternyata kisahnya sangat mengharuhkan. “Ini momentum pertama buat saya, dan bisa menemukan kembali bagian hidup dari keluarga yang terputus,” katanya.
Dikatakanya, dalam politik, sering kali seorang politisi itu diangkat oleh berbagai kelompook keluarga dan suku, itu sering terjadi. Tetapi menemukan kembali akar darahnya itu tidak semua orang mendapatkan. “Saya bersyukur karena bukan diangkat sebagai anak, atau ditokohkan sebagai keluarga, tetapi ini memang menemukan kembali jalur darah yang selama ini terputus. Saya bisa kembai lagi ke tempat dimana moyang kami berasal,” sebutnya.



Tinggalkan Balasan