Anita menegaskan, dirinya sangat menyesal dan kecewa karena ternyata masih ada ratusan ribu anak-anak NTT yang putus sekolah.
“Makanya saya butuh Gubernur yang betul-betul peduli terhadap rakyatnya. Kalau masih ada rakyat yang putus sekolah, berarti menurut saya kemarin-kemarin pemerintah tidak komit dengan undang-undang,” kata Anita.
Jika Melki-Johni terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Anita Gah yakin, bahwa anak-anak putus sekolah di NTT bisa mendapat masa depan yang cerah.
“Walaupun Pak Melki dan Pak Johni belum terpilih, tapi timnya sudah bekerja mencari anak-anak yang putus sekolah. Itu salah satu langkah maju dan bukti nyata. Pak Melki belum menang, tapi timnya sudah jalan mencari anak putus sekolah. Apalagi kalau menang? Data-data ini bisa langsung diberikan, dan Pak Melki sebagai Gubernur bisa tinggal perintahkan Kepala Dinas, anak-anak ini harus diberikan beasiswa. Saya di pusat sangat mendukung langkah ini,” pungkas Anita Gah. (*/tim)





Tinggalkan Balasan