Keseriusan PLN tidak hanya ditunjukkan dari aspek teknis, tetapi juga pada penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam pembangunan proyek ini. Dengan TKDN yang mencapai angka signifikan, proyek ini juga berkontribusi dalam menciptakan lapangan pekerjaan lokal, serta mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat.

“Kami menerapkan prinsip zero accident dalam setiap tahapan konstruksi. Hal ini penting untuk memastikan keberhasilan proyek sekaligus melindungi semua pekerja di lapangan,” tegasnya.

GM PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, menegaskan bahwa keberhasilan energize ini menjadi bukti nyata dari komitmen PLN dalam mendukung pengembangan infrastruktur kelistrikan di NTT.

“Ini adalah kabar baik bagi para pelaku usaha pariwisata di Labuan Bajo, karena dengan tersambungnya jaringan ini, keandalan pasokan listrik akan semakin terjaga. Ini penting bagi operasional bisnis, terutama di sektor pariwisata, yang membutuhkan suplai listrik yang stabil dan andal,” ujarnya.

Menyambut pencapaian ini, Pj Bupati Manggarai Barat, Ondy Christian Siagian, mengungkapkan hal serupa bahwa energize ini secara langsung mendukung dan mendongkrak aktivitas perekonomian Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Super Proiritas dengan sistem kelistrikan yang andal dan ramah lingkungan.