Survei LSI juga menyebutkan bahwa dari simulasi 7 nama calon Bupati Lembata, dr. Jimmy Sunur unggul 35,4 persen, Thomas Ola Langoday 22,9 persen, Marsianus Jawa 10,3 persen, Sinun Petrus Manuk 6,2 persen, Petrus Kanisius Tuaq 4,6 persen, Benediktus Polo Maing 4,1 persen, Simeon Lake Odel 2,0. Sementara 14,5 persen belum menjawab pertanyaan.

Keunggulan dr. Jimmy Sunur ini semakin perkasa jika disandingkan dengan calon Wakil Bupati Lukas Lipataman Witak. Pada hasil survey ini dr. Jimmy Sunur dan Lukas Lipataman Witak unggul jauh dari paslon lain. Dengan kondisi seperti ini sangat mungkin jimmy-lukas memenangkan pertarungan di pilkada Lembata.

Isu SARA Tidak Laku

Survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang berlangsung pada tanggal 16-24 Juli 2024 juga mengungkapkan fakta bahwa isu Suku, Ras dan Agama (SARA) tidak berlaku di Pilkada Lembata.

Hanya 18,4 persen yang memilih berdasarkan agama. Sedangkan 81,1 persen responden tidak masalah apakah calon punya agama sama atau tidak.

Selain agama, masyarakat Lembata juga tidak terpengaruh isu suku. Sebanyak 79,5 persen responden yang disurvei menyatakan tidak masalah apakah calon sukunya sama atau tidak. Sedangkan 19,8 persen responden memilih karena memiliki suku yang sama. Dengan demikian isu SARA tidak berp engaruh di Pilkada Lembata. (*)