Selaku Kepala BMKG Provinsi NTT, Adji juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, guna mencegah penyakit yang rawan di musim hujan terutama DBD.

Plt. Kepala Dinas Pertanian Joaz B. Umbu Wanda menyampaikan, pihaknya telah melakukan sejumlah upaya untuk mengantisipasi el nino yang berdampak pada usaha tani dan budi daya pertanian di NTT.

Ia menyatakan, informasi dari BMKG tersebut merupakan hal yang berharga agar pihaknya bisa melakukan langkah anitisipatif dan edukatif untuk petani di NTT.

“Informasi dari BMKG menjadi informasi berharga untuk menyampaikan kepada petani terkait kondisi yang ada,” kata Umbu.

Terkait pupuk, pihaknya juga menyiapkan stok yang banyak untuk memenuhi kebutuhan petani di NTT.

“Yang salurkan adalah teman-teman kita distributor. Kita harapkan, tidak lagi menggunakan pupuk kimia, tapi kuta gunakan pupuk organik. Pupuk organik ini menjaga kesehatan lingkungan, ramah lingkungan dan bagaimana kita memberdayakan potensi daerah kita masing-masing,” pungkasnya. (*)