Sementara itu, Anggota DPR RI Dapil NTT I Ahmad Yohan, dengan lantang mengajak masyarakat untuk pertimbangkan dukungan bagi calon pemimpin yang suka membagi-bagi uang.

“Ini istilahnya tidak mengerti tentang demokrasi. Yang masih pakai isu agama, yang masih bagi-bagi duit orang begini tidak mengerti apa itu pilkada, apa itu demokrasi,” tegas Ahmad Yohan.

Menurut politisi yang kerap disapa Ayo itu, politisi yang gemar membagikan uang ke pemilih dan memakai isu SARA, tidak punya gagasan untuk membangun NTT.

“Akhirnya bagi-bagi uang agar menaikan popularitasnya,” pungkasnya. (Tim)