Melki juga menegaskan, kehadiran Paket MELKI-JOHNI adalah bagian dari keberlanjutan program dari tingkat pusat ke daerah baik di jaman Presiden Jokowi maupun Prabowo.

“Spirit kami sama dengan Pak Jokowi dan Pak Prabowo. Kita ingin agar tema hilirisasi pemerintah pusat bisa kita bawa di NTT,” tegasnya.

Dengan program hilirisasi ini, maka sumber daya alam di NTT tidak akan dibawa keluar dalam produk yang mentah.

“Kami akan upayakan dengan cara yang bisa kami lakukan, agar produksi di bidang kelautan, perikanan, dan peternakan yang selama ini kita lepas mentah keluar dari NTT, mudah-mudahan perlahan-lahan kita bisa ambil dengan spirit hilirisasi yang kita lakukan di daerah. Bentuknya dalam bentuk UMKM atau industri, nanti saya dan Pak Johni akan rumuskaj agar ini bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.

Selain hilirisasi, MELKI-JOHNI juga akan melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk memastikan bahwa semakin banyak dana publik atau APBD bisa sampai ke masyarakat. (*)