Dikatakan Melki Laka Lena, kelebihan dirinya dan Johni Asadoma yang diusung oleh partai pemerintah, adalah pihaknya memastikan bahwa akan ada tambahan anggaran dalam bentuk DAK, untuk pembangunan sejumlah sektor di NTT.

“Saya kan putus maju Gubernur itu agak lama. Karena saya harus pastikan bahwa kalau saya tidak maju Gubernur, maka Gubernur berikut hanya harap DAU dan DAK terbatas itu. Tanpa dukungan pusat yang maksimal, maka susah urus NTT dalam kondisi begini,” terangnya.

Melki menyatakan, keputusannya untuk maju di Pilgub NTT juga didukung oleh sejumlah orang yang akan dipercayakan menjadi menteri, yang menjanjikan pembangunan NTT di jaman Prabowo-Gibran akan berjalan dengan baik.

“Syukurnya teman-teman yang akan jadi menteri bilang  ke saya untuk maju di NTT, nanti kita topang dari Jakarta,” tegasnya.

Dengan dukungan sejumlah menteri dan presiden terpilih Prabowo Subianto, Melki yakin bahwa ke depan NTT akan mendapat tambahan anggaran untuk melaksanakan pembangunan yang lebih baik. (*)