Senada dengan hal itu, Manager PLN UPK Timor, Ismanta menambahkan bahwa PLN UPK Timor juga memberikan program sertifikasi kompetensi EBT untuk 29 siswa dan 3 guru SMKN 2 Soe pada tahun 2024. Sertifikasi ini bertujuan untuk meningkatkan keahlian serta kredibilitas tenaga pendidik dan siswa dalam bidang energi baru dan terbarukan. Program ini akan memberikan pengakuan formal atas kompetensi yang dimiliki serta memastikan bahwa peserta didik siap untuk menghadapi tantangan dan peluang dalam industri energi terbarukan.
“Kami bangga dapat memberikan solusi teknologi yang diperlukan untuk meningkatkan pelatihan dan keterampilan, dan kami terus berkomitmen untuk berkontribusi pada pengembangan energi terbarukan yang lebih luas di Indonesia. Salah satunya dari bidang pendidikan yang siap menghadapi tantangan global dan berkontribusi pada pembangunan sektor energi yang berkelanjutan,” tutup Ismanta. (Humas PLN)



Tinggalkan Balasan