“Ini berkurang 0,48% atau 13,54 ribu orang. Sementara tingkat kemiskinan ekstrim pada tahun 2023 mencapai 3,93% atau menurun 2,63% dibandingkan pada tahun 2022,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tingkat pemerataan pembangunan NTT yang diukur dalam indeks rasio gini yaitu 0,305 di tahun 2023 menjadi 0,316 pada Maret 2024, yang lebih rendah dari rata-rata nasional.
“Melalui perayaan HUT Kemerdekaan pada tahun 2024 ini, saya mengajak seluruh masyarakat NTT untuk tetap menjaga semangat persatuan, persaudaraan, dan kerukunan yang menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” kata Ayodhia Kalake.
Ia mengajak seluruh masyarakat NTT untuk tetap optimis dan positif dalam membangun NTT.
“Kita harus tetap fokus, melawan musuh endemik yang sekian lama mendera kita yaitu stunting, kemiskinan dan keterbelakaan secara sungguh-sungguh memanfaatkan segala kekayaan dan sumber daya yang kita miliki,” tandas Ayodhia Kalake. (*)



Tinggalkan Balasan