Ruteng, KN – Kasus kehilangan uang jutaan
dari saldo tabungaan rekeningn yang menimpa Fransiskus Panong seorang warga kampung Rejo, Desa Leong, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga kini belum mendapatkan solusi dari pihak manajemen BRI Cabang Ruteng.
Uang senilai Rp2 juta hingga Rp3 jutaan di saldo tabungan BRI milik Fransiskus tiba-tiba raib pada saat dirinya melakukan transaksi penarikan.
Kendati demikian, tak ada solusi dari pihak manajemen BRI Cabang Ruteng. Hal ini membuat LSM Lembaga Pengkaji Peneliti Demokrasi Masyarakat (LPPDM) NTT angkat bicara.
Ketua LSM LPPDM NTT, Marsel Nagus Ahang mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Komisaris Independen Bank BRI atau Komite Nominasi dan Remunerasi perseroan di Jakarta agar pimpinan Bank BRI Cabang Ruteng dihentikan dari jabatanya sebagai pimpinan Bank BRI.
“Kami minta OJK dan Komisaris Independen BRI di jakarta untuk copot pimpinan Bank BRI Cabang Ruteng,” ungkapnya kepada Media ini Sabtu, (27/07/2024).





Tinggalkan Balasan