“Kalau tambang-tambang yang sekarang banyak di beberapa wilayah yang asal gali, kemudian tidak di tutup sehingga dibiarkan menganga atau asal gali. Akibatnya apa terjadi kerusakan lingkungan di berbagai wilayah,” katanya

Menurutnya, investasi PLTP (geothermal) itu sangat mahal dan bahkan PLN siap mengambil resiko untuk melakukan pemboran. Resiko itu di tolak bahkan dicitrakan perusahaan yang negatif.

“Jadi kita butuh listrik kedepan, sehingga kalau kita tidak teruskan sampai kapanpun tidak mandiri secara ekonomi, energi dan kita terus bergantung pada dunia luar. Bahkan kalau ini dieksplorasi saya kira investasi pariwisata kita akan naik,” ujarnya.

Ia mengutarakan, jika negara-negara Eropa sekarang mau berinvestasi ke Labuan Bajo. Tapi jikalau pakai PLTU yang ada di Rangko mereka tidak mau.

“Listriknya datang dari mana? Oh dari Rangko Now!. Jadi kita butuh investasi untuk bangun ini daerah sehingga salah satu motor penggerak investasi adalah energi dan energi itu harus hijau dan juga kita masuk dalam transisi energi hijau itu,” sebutnya.