“Proyek geothermal ini harus didukung karena merupakan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Anggota DPRD Junus Naisunis menerangkan bahwa geothermal sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan pemerintah daerah.
Dijelaskannya bahwa energi geothermal yang memanfaatkan panas bumi untuk listrik bukan tidak mungkin akan menjadi energi alternatif yang dapat menggantikan energi-energi yang mengandalkan fosil.
Selain membahas konsep dan teknis dalam pemanfaatan geotermal beserta dampak-dampak terhadap lingkungan dan kesehatan, para anggota DPRD NTT juga menanyakan serapan tenaga kerja lokal di PLTP Ulumbu.
Terkait hal tersebut Manager Pengelola PLTP Ulumbu, Hosnan menjelaskan penyerapan tenaga kerja lokal saat ini mencapai 96,94% dan hanya 3,06% tenaga kerja luar.
Disebutkan Hosnan, tenaga kerja di PLTP Ulumbu berjumlah 98 orang dengan rincian 95 orang warga NTT dan 3 orang warga dari luar NTT.
“Dari 95 pekerja lokal NTT terdapat 83 pekerja warga Manggarai dengan komposisi 39 orang pekerja Satar Mese dan 12 orang pekerja berasal dari luar Manggarai,” sebutnya.



Tinggalkan Balasan