Komut PT. Flobamor menilai, Pj Gubernur NTT tidak mengindahkan aturan, dan memaksakan RUPS LB berdasarkan kewenangan kekuasaan dan jabatan. “Ini ada apa? Ada apa dengan Pj Gubernur NTT? Saya yakin ada kepentingan,” tegas Dr. Semuel Haning.

Ia berharap RUPS LB PT. Flobamor yang digelar Jumat (5/7/2024) yang salah satu hasilnya yakni melakukan penjaringan pengurus baru PT. Flobamor harus dilaksanakan secara transparan.

“Saya sangat mengharapkan diumumkan secara terbuka, agar siapapun bisa mengikuti seleksi dewan direksi dan komisaris PT. Flobamor,” pungkasnya. (*)