Pihaknya menduga ada sejumlah dana yang dikorupsi oleh kepala sekolah. Sehingga mereka berani mengambil sikap untuk menyegel ruang kerja kepala sekolah.
“Ibu Kepala Sekolah sangat tidak layak injak di sekolah ini. Ibu Kepala Sekolah sangat otoriter,” ujar eks Wakasek Humas SMK Negeri 5 Kupang ini.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PGRI NTT yang sudah datang dan meninjau langsung situasi di SMK Negeri 5 Kupang. Ke depan, pihaknya akan bekerja sama dengan PGRI NTT untuk penuntasan persoalan di sekolah tersebut. (*)
Halaman



Tinggalkan Balasan