“Kami juga melihat, bahwa misi Bank NTT untuk membangkitkan perekonomian daerah paling efektif itu melalui Paroki,” jelasnya.
Sehingga harus ada sinergi atau kolaborasi antara paroki, tokoh agama dan Bank NTT sebagai tonggak ekonomi di daerah.
“Kita bisa berkolaborasi dengan menghasilkan suatu integrasi yang baik supaya bisa menumbuhkan ekonomi umat. Karena itu hari ini kami akan berbagi kasih dengan Paroki Todo sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.
Pada kesempatan itu Romi juga menerangkan bahwa, dalam rangka menopang pertumbuhan perekonomian, khususnya bagi pelaku usaha yang baru mulai membuka usaha, ada beberapa produk yang ditawarkan Bank NTT adalah pertama itu Kredit Mikro Merdeka.
Kredit Mikro Merdeka ini sifatnya adalah tanpa anggunan, dengan plafond dimulai dari Rp500.000 hingga jutaan rupiah.
“Tentu ini kita berharap, dari paroki bisa membantu kami dalam seleksi umat yang betul-betul punya keinginan dan tekad yang kuat dan bisa maju untuk usaha-usaha yang kecil. Jadi ini betul-betul murni tanpa agunan,” tandasnya.



Tinggalkan Balasan