“Prisma membantu Tilong Farm untuk menata manajemen, hingga pembuatan teknologi untuk mengelola limbah yang bisa menampung ratusan babi,” ujar Joel Tukan.

Ia menjelaskan, Prisma sudah mulai bekerja sama dengan Tilong Farm sejak tahun 2022. Saat itu, babi di Tilong Farm berjumlah 31 induk, dengan populasi kurang dari 100 ekor.

“Hari ini, induk 100 lebih, populasi di atas 500. Itu luar biasa. Lalu sekarang teman-teman berkembang ke processing bermitra dengan produsen sei dan bakso,” ungkap Joel.

Prisma juga akan membantu Tilong Farm untuk membangun rumah potong hewan. Sehingga Tilong Farm bisa menghasilkan daging babi yang segar dan berkualitas untuk djual ke masyarakat.

“Mimpi besarnya 3-5 tahun ke depan, dari karkasnya harus bisa masuk Timor Leste. Karena yang kita tahu Timor Leste selama ini impornya dari Brasil,” tandasnya. (*)