Ia menjelaskan, penggunaan IB sangat membantu, karena bisa menghemat biaya yang dikeluarkan. Sehingga pihaknya tidak memelihara babi jantan dalam jumlah yang banyak.
“Masyarakat Kabupaten Kupang juga suntik semua. Jadi untuk masyarakat, kita siapkan semen di sini. Tinggal ada petugas-petugas lapangan, ada paramedis, dan dokter hewan yang bisa mendampingi masyarakat,” jelasnya.
drh. Roy Mansula berharap, dengan adanya IB yang disiapkan di Tilong Farm, genetik babi di masyarakat akan meningkat. Sehingga masyarakat lebih cepat mendapatkan babi yang sehat dan berkualitas.
“Kita jual dari semen, anakan babi, babi starter, babi grower, penggemukan dan finisher, termasuk pakan. Semua sudah tersedia di sini. Istilahnya di sini swalayan babi lah,” ungkap Roy.
Ke depan, Tilong Farm akan membangun rumah potong hewan dan akan menjual daging babi yang sehat dan berkualitas untuk kebutuhan masyarakat Kota Kupang, Kabupaten Kupang, dan sekitarnya.

Principal Business Consultant Prisma Joel Tukan menyampaikan, Prisma terus melakukan pendampingan terhadap Tilong Farm, sehingga saat ini perusahaan tersebut terus bertumbuh dengan baik.



Tinggalkan Balasan