Tersesatnya korban terjadi pada hari Kamis (16/5) siang, saat dirinya naik ke puncak gunung Fatuleu. Saat ingin kembali, korban merasa tidak menemukan jalan kembali.
Korban kemudian menghubungi rekannya Aloysius L. Aya via telepon genggam. Sehingga Aloysius melaporkan kejadian ini ke aparat kepolisian dan Basarnas Kupang.
Hingga berita ini diturunkan, tim medis masih melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap korban namun secara umum kondisi fisiknya stabil meski hampir 24 jam tidak makan dan minum. (*/KN)
Halaman





Tinggalkan Balasan