“Kami minta aspirasi masyarakat terkait program apa yang masyarkat butuhkan. Aspirasi ini kami kumpulkan dan susun dalam berita acara. Kami juga komunikasi dengan Pemda terkait program apa yang baik untuk kami jalankan. Salah satu program yang tercetus ialah hortikultura,” ucap General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan.
Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) ‘Desa Berdaya’ bantuan budidaya hortikultura ini, sebanyak 14 kelompok tani Poco Leok telah terlibat dan merasakan manfaat budidaya hortikultura.
Pendamping program hortikultura, Sulastri Nofamet, mengaku senang dengan adanya program bantuan budidaya hortikultura ini. Sebab sebelumnya belum ada kelompok tani yang menerapkan hortikultura, padahal potensinya sangat besar.
“Manfaatnya banyak sekali. Karena masyarakat sebelumnya setiap hari ketemunya hanya daun singkong. Pas ada bantuan hortikultura ini kami senang karena sayur-sayur yang belum pernah kami garap bisa kami nikmati sekarang,” ujar anggota kelompok tani Canai, Lea Samasing.





Tinggalkan Balasan