Begitu juga dengan UMKM Joglo Ayu Tenan asal Yogyakarta. Booth nya yang berada di Main Lobby No.18 JCC ini dikunjungi buyer dari diaspora Beijing, Tiongkok. Mereka langsung tertarik dengan produk Totebag Benaru (natural dye batik), headband batik tulis, dan perhiasan etnik yang merupakan produk ramah lingkungan.

“Alhamdulillah, produk-produk kami diminati owner Warisan Roemah Indonesia, Vini Dharmawan, buyer diaspora asal Beijing. Kami akan segera mengirimkan sample produk, selain itu kami juga diundang untuk mengikuti pameran di Beijing,” kata Rahayu, owner Joglo Ayu Tenan.

Warisan Roemah Indonesia merupakan restaurant sekaligus galeri yang menampilkan produk indonesia, dan berlokasi di Beijing, China. Ketertarikan diaspora Vini terhadap produk Joglo Ayu Tenan selain ramah lingkungan, juga karena dibuat secara manual (handmade) oleh tangan terampil perempuan sekitar rumah produksi dan para penyandang disabilitas.

Inacraft sebagai pameran kerajinan bertaraf terbesar di kawasan Asia Tenggara ini menjadi ajang rutin tahunan, telah menjadi magnet untuk penggemar kerajinan dari Tanah Air maupun internasional. Dilaksanakan selama 5 hari sejak 28 Februari 2024, penyelenggara menargetkan 10 ribu pengunjung. Pameran ini diharapkan menjadi wadah interaksi bagi UMKM dan penggemar maupun pengusaha kerajinan, bahkan hingga menggalang langkah ekspansi ke pasar ekspor.