“Saya berharap pemahaman masyarakat tentang stunting dapat merubah pola hidup menjadi lebih sehat, dengan fokus pada pemenuhan gizi bagi ibu hamil, menyusui, dan anak-anak selama 1000 hari pertama kehidupan,” terangnya.
Ia menegaskan, hal-hal tersebut di atas diharapkan dapat mengurangi risiko stunting sejak dini dan memutus mata rantai stunting.
Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi, dr. Elsa Pongluturan, M.Kes, yang mendampingi Komisi IX DPR RI, menjelaskan bahwa stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak di bawah 5 tahun akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang.
“Saya meminta dukungan masyarakat untuk melawan stunting, memulai dari setiap rumah tangga,” pungkas Yance. (*/kn)
Halaman





Tinggalkan Balasan