Di sisi lain, Bupati Hery juga menyebutkan soal jaringan dalam kota Ruteng yang sampai dengan saat ini telah mencapai usia puluhan tahun.
“Apalagi anggaran yang begitu cukup besar, bukan untuk kebutuhan hari ini saja namun untuk kebutuhan di 15-20 tahun mendatang. Kemudian arahan kami yang paling penting kepada PDAM selama ini adalah kepastian mengenai layanan yakni kemungkinan ada penjadwalan seperti selama ini.
Karena itu, ia mengimbau kepada pengguna layanan bahwa tingkat kebocoran sangat tinggi, oleh karenanya masyarakat diminta untuk selalu bersabar.
“Jadi kepada masyarakat, kita mohon kesabaran dan pengertian, yakinlah bahwa kita sedang menangani ini dengan sangat serius,” tutupnya.
Diketahui, selain Bupati dan Dirut PDAM hadir juga beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta beberapa tim ahli. (*)





Tinggalkan Balasan